MIMIKA – Kantor Imigrasi Kelas II Mimika, Papua, akan melakukan pendataan ke seluruh perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) di wilayah mereka mulai 2017.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas II Mimika, Whisnu Galih P mengatakan, rencana pendataan itu akan dilakukan secara mendadak dengan mengunjungi perusahaan-perusahaan yang ada untuk mendapatkan data akurat tentang keberadaan orang asing di Mimika.

Whisnu menambahkan, setiap TKA harus memiliki identitas lengkap, selain itu juga harus memiliki kartu identitas tertentu yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

“Sekalipun mereka tidak diberikan semacam kartu tanda penduduk Indonesia, tapi mereka diberikan surat keterangan dari perusahaan atau dari aparat pemerintah setempat yang menerangkan mereka diberikan izin untuk menetap di wilayah tertentu,” ujar Whisnu, Selasa (22/11/2016).

Dalam kegiatan sidak nantinya, Imigrasi Kelas II Mimika akan mengecek semua dokumen administrasi TKA mulai dari paspor, visa tinggal, visa perpanjangan izin tinggal serta masa kerja TKA yang bersangkutan.

Pada awal November lalu, Kantor Imigrasi Kelas II Mimika mendeportasi empat orang warga negara China karena menyalahgunakan izin tinggal sebagai wisatawan tetapi malah dipakai untuk bekerja pada perusahaan penambangan pasir besi di Kampung Pronggo, Distrik Mimika Barat Tengah.

Sedangkan dua warga negara Rusia dideportasi karena menyalahgunakan izin tinggal sebagai wisatawan untuk bekerja sebagai mekanik pesawat.

Sebagian besar warga negara asing yang berada di Mimika bekerja sebagai pekerja tambang di perusahaan PT Freeport Indonesia dan berbagai perusahaan kontraktor maupun privatisasinya.

(fds). bit.ly/2Ls1xP2

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here