Mimika, 9 Juli 2020 – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jesaja Samuel Enock, beserta Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kasubsi Intelijen dan Kasubsi Penindakan mengikuti Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) melalui media virtual (ZOOM Meeting) yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua bertempat di Swisbell Hotel Jayapura. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Papua Murdjito Sasto, didampingi Kadiv Keimigrasian Friece Sumolang selaku Ketua TIMPORA Provinsi Papua, Kadiv Administrasi Johan Manurung, Kadiv Pelayanan Hukum Kurniaman Telaumbanua. Kegiatan ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Rapat Timpora Provinsi Papua dihadiri oleh unsur- unsur terkait diantaranya Pemerintah daerah Provinsi Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua Susana Wanggai, serta anggota TIMPORA Provinsi Papua diantaranya Kodam XVII Cenderawasih, Polda Papua, BIN Daerah Papua, Kesbangpol Prov Papua, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Papua, Dinas Pariwisata prov papua, BNNP Papua, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dinas tenaga kerja provinsi papua. Serta seluruh Kantor Imigrasi se-papua yang mengikuti melalui media virtual (zoom meeting).

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenkumham Papua mengatakan, Pengawasan terhadap keberadaan orang asing dan kegiatan orang asing sangat diperlukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban bermasyarakat dan bernegara serta wujud upaya penegakan hukum.

“Bapak/ibu, hari ini kita menggelar Rapat TIMPORA tingkat Provinsi tahun 2020, hal ini baru terselenggara karena dampak dari Pandemi Covid-19. Terbentuknya TIMPORA ini dimaksud agar tercipta hubungan antara instansi terkait, yang bekerjasama mengawasi kegiatan dan keberadaannya sesuai perannya masing-masing, agar dapat menyelesaikan persoalan-persoalan serta mencari solusi agar bisa berperan dan ditangani secara profesional tergantung pada bentuk pelanggaran yang dilakukan dan terkoordinir”, ujar Murdjito Sasto.

Lebih lanjut dikatakan, keberhasilan pelaksanaan tugas pengawasan tak lepas dari sinergitas antar instansi yang berada di dalam wadah TIMPORA.

“Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian pasal 69 bahwa, untuk melaksanakan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan orang asing di wilayah Indonesia, Menteri Hukum dan HAM membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), yang anggotanya terdiri dari badan atau instansi pemerintah baik pusat maupun daerah. Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti amanat Undang-Undang tersebut dan menjamin keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia tidak disalahgunakan dengan prinsip Selective Policy agar tidak membahayakan keamanan nasional maka perlu dioptimalkan keberadaan dan peran Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA).” ungkap Murdjito Sasto.
Pengawasan orang asing di masa pandemi Covid-19 memerlukan sinergitas dengan seluruh perangkat pemerintah yang terkait dengan keberadaan dan kegiatan orang asing di Indonesia.

“Dalam melakukan pengawasan atas keberadaan dan kegiatan orang asing di Indonesia sangat diperlukan sinergitas perangkat pemerintah, yang tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19. Jika diperlukan akan digelar Operasi gabungan bersama-sama dengan instansi terkait yang tergabung dalam TIMPORA guna penegakan hukum keimigrasian di wilayah Papua”, pungkas Murdjito Sasto.

Dalam kesempatan ini Kakanim Mimika melaporkan perihal pengawasan orang asing di wilayah kerja Kanim Mimika di antaranya,
– Giat Pengawasan Orang Asing pada Kanim Kelas II TPI Mimika tidak bisa berjalan sesuai yang direncanakan sebagai target kinerja karena terkendala pandemi virus Covid-19.
– Telah terjadi peristiwa penembakan terhadap 1 orang TKA asal Selandia Baru pada bulan Maret tahun 2020.
– Kanim Kelas II TPI Mimika telah bekerjasama dengan Satgas Pencegahan Covid-19 Kab. Mimika untuk mengetahui perkembangan informasi terkait Covid-19.
– Terkait kebijakan dari PT. Freeport Indonesia dalam penanganan Covid-19, telah dilakukan pengurangan karyawan dan anjuran cuti terhadap TKA dengan kategori beresiko tinggi/high risk untuk kembali ke negara asal sehingga dilaksanakan penerbangan khusus/emergency flight dalam masa pandemi Covid-19.
– Kanim Kelas II TPI Mimika sedang melakukan pendetensian terhadap 1 WNA asal China yang telah selesai menjalani masa hukuman dari Lapas Kelas IIb Timika karena kasus pembunuhan dan menunggu proses pendeportasian ke negara asal.
– Tidak terdapat WNA yang positif terkena virus Covid-19 di wilayah kerja Kanim Kelas II TPI Mimika.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan ditutup oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Papua.

HUMAS KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI MIMIKA
WEB : mimika.imigrasi.go.id
IG & TWITTER : @imigrasi_mimika
FB : imigrasi mimika
Youtube : imigrasi mimika official
Whatsapp : 0811 4911 221

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.