Immigration Goes to School 2019

MIMIKA, BM Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-69 yang akan diperingati pada Sabtu (26/1) nanti, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika menyelenggarakan Immigration Goes to School. Kegiatan ini diselenggarakan di SMK Petra Timika, Senin pagi (21/1).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika bapak Jesaja Samuel Enock, Amd.Im,. SH menjadi Pembina Upacara.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Jesaja Samuel Enock, Amd.Im., SH mengatakan kegiatan sosialisasi dilakukan dalam rangka sinergitas dan kolaborasi bagaimana peran Imigrasi di tengah-tengah masyarakat.

Immigration Goes to School memberikan informasi dan memperkenalkan kepada para siswa dan pendidik, semua hal tentang imigrasi. Termasuk akademi atau politeknik imigrasi. Harapanya siswa-siswi sekolah ini ada yang berminat jadi petugas imigrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan sosialisasi ini juga tentang keimigrasian dalam hal
pemberian pelayanan keimigrasian, paspor, hingga penegakan hukum
keimigrasian.

Selain itu agar menumbuhkembangkan sikap kepedulian para siswa
terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga mereka memiliki sense security
dan sense belonging dengan lingkungan sekitarnya.

“Termasuk apabila ada orang-orang asing yang tinggal di lingkungan
mereka, mereka mungkin bisa menjadi orang pertama yang melaporkan kepada
imigrasi atau keamanan terkait,” ujarnya.

Dikatakan, yang terenting dari sosialisasi ini adalah agar mereka
dapat memberikan motivasi dan semangat kepada siswa siswi untuk terus
belajar dan menjadi berguna bagi keluarga, daerah terutama bangsa dan
negara.

“Harapan saya mereka semakin mengerti dan tahu tentang keberadaan
imigrasi di Mimika. Siapa tahu ada yang tertarik dan ke depan sehingga
bisa menjadi bagian dari kami, dimulai dari sekolah di politeknik
imigrasi,” harapnya.

Ia menjelaskan, Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) adalah pendidikan
tinggi kedinasan di lingkungan kementerian Hukum dan HAM. Politeknik ini
menyelenggarakan pendidikan profesional kedinasan, terutama pada
penerapan keahlian dan ilmu pengetahuan di bidang keimigrasian dengan
visi menjadikan sumber daya manusia (SDM) Imigrasi yang memiliki
kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Jesaja Samuel Enock, mengatakan Politeknik Imigrasi ini berkedudukan
di badan pusat BPSDM kementerian hukum dan HAM di Cinere Jakarta
Selatan, program D4 Sarjana Terapan Ilmu Imigrasi dengan pendidikan semi
militer.

“Ada beberapa jurusan dan semuanya berhubungan dengan keimigrasian.
Diantaranya teknologi imigrasi, bagian penegakan penyidikan pendidikan,
teknologi informasi keimigrasian dan bagian dokumen humas. Pendaftaran
dilakukan secara online. Jadi kalau ada yang mau mendaftar, kita
upayakan untuk bantu prosesnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMK Petra Albert
Alto, SE mengatakan pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih
karena dari sekian banyak sekolah di Mimika, Kantor Imigrasi Mimika
memilih SMK Petra Timika.

“Setiap tahun kami melakukan kerja sama dengan Kantor Imigrasi Mimika
dengan mengirimkan siswa-siswa SMK Petra Timika untuk praktek kerja
lapangan disana,” katanya.

Ia menjelaskan, SMK Petra Mimika memiliki 3 kompetensi keahlian yakni
otomatisasi dan tata kelola perkantoran, akuntansi dan keuangan
lembaga, serta teknik komputer dan jaringan. Saat ini jumlah siswa
tingkat akhir atau kelas 12 sebanyak 176 murid. Sementara jumlah siswa
yang hadir pada kegiatan ini 60 orang dari perwakilan masing-masing
jurusan.

Menurut Albert, kegiatan Immigration Goes to School  sangat membantu sekolah dalam menambah wawasan dan pengetahuan maupun keterampilan peserta didik SMK Petra Timika.

“Kita ketahui bersama yang menjadi tanggung jawab pendidikan bukan
hanya bapak dan ibu guru di sekolah saja tetapi juga seluruh
stakeholders atau pemangku kepentingan yang ada di Negara Kesatuan
Republik Indonesia, salah satunya Imigrasi Timika. Mereka hadir mewakili
pemerintah untuk membantu peserta didik di dalam proses pembelajaran
guna peningkatan prestasi anak-anak kami,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran pegawai Imigrasi telah memberikan memberi efek
penggiring secara mentalitas dan kejiwaan dalam meningkatkan semangat
belajar. Jika belajar dengan baik suatu saat bisa menjadi seperti para
pegawai Imigrasi Timika.

“Kaitan dengan sosialisasi politeknik imigrasi, jika ada anak-anak
yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi otomatis kita arahkan untuk
peluang beasiswa karena ini adalah dari pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak siswa-siswinya memiliki kemampuan dan
berprestasi namun ada perbedaan dalam persoalan finansial. Diharapkan,
melalui sosialisasi ini murid-muridnya yang berprestasi dapat mengikuti
proses seleksi dan lulus secara otomatis.

Dijelaskan, proses Immigration Goes to School dengan proses
pembelajaran mengajarkan tentang penguatan karakter berbasis religius,
nasionalis, mandiri dan gotong royong. Selain itu penguatan kompotensi
meliputi critical thingking and problem solving, communication, creativity dan colaboration (4c).

“Terimakasih dan apresiasi kami ucapkan kepada Imigrasi Timika yang telah mempercayakan SMK Petra untuk kegiatan Immigration Goes to School ini. Apa yang mereka berikan, samgat bermanfaat dan membantu pengembangan pendidikan dan masa depan anak-anak kami. Juga semakin menambah pengetahuan bagi kami para pengajar,” ungkapnya. (Elf)

Sumber : beritamimika.com

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.