Layanan Paspor Simpatik Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika

MIMIKA, BM. Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-69 yang jatuh pada (26/1) nanti, Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Mimika mengadakan “Layanan Paspor Simpatik” berupa layanan paspor dengan sistem antrian Walk-In.

Masyarakat Mimika bisa langsung mendapatkan pelayanan pembuatan
paspor di Kantor Imigrasi, tidak hanya di hari Senin sampai Jumat. Namun
layanan dibuka hingga hari Sabtu.

Pelayanan ini mulai diberlakukan sejak Sabtu (29/12), selanjutnya
tanggal 5/1, 12/1 dan Sabtu (19/1). Layanan mulai dibuka pukul 10.00 Wit
hingga 15.00 Wit.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jesaja Samuel Enock,
Amd.Im., SH. melalui Kepala Seksi Komunikasi Moch. Dede Sulaiman yang
ditemui di kantor Imigrasi kelas II TPI Mimika Kamis (10/1) mengatakan
penambahan hari dilakukan agar pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat
lebih maksimal.

“Jadi kalau sibuk di hari kerja, bisa kesini hari Sabtu. Pada Sabtu
(5/1) lalu, sudah ada 5 orang yang datang buat paspor,” ujarnya.

Dikatakan, pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika pada 2018 telah diterbitkan sebanyak 2.382.

Hal ini dipengaruhi beberapa oleh faktor yakni meningkatnya tingkat populasi penduduk di Kabupaten Mimika, meningkatnya perjalanan ibadah keagamaan baik umroh atau ke Yerusalem, banyaknya paket perjalanan murah ke luar negeri, termasuk urusan pendidikan dan kesehatan.

“Jadi pembuatan paspor itu meliputi tahapan kepastian persyaratan,
kepastian biaya, dan kepastian jangka waktu penyelesaian,” jelasnya.

Ia mengatakan, persyaratan pembuatan paspor baru dengan menunjukan
e-KTP, kartu keluarga, akta lahir yang bisa juga diganti dengan surat
nikah atau ijazah. Sementara untuk pengurusan paspor penggantian, hanya
membawa paspor lama dan e-KTP.

“Untuk biaya pembuatan yang kategorikan dalan biaya Penerimaan Negara
Bukan pajak (PNBP) paspor, bagi warga negara Indonesia (WNI) Rp 355
ribu. Penggantian paspor hilang masih berlaku Rp 655 ribu. Sementara
penggantian rusak Rp 355 ribu,” jelasnya.

Pembayaran dapat dilakukan melalui bank, kantor pos, anjungan tunai
mandiri (atm), dan mobile banking. Setelah dibayar paspor sudah bisa
diambil.

“Layanannya tiga hari sudah bisa diambil. Selain walk-in atau datang
langsung, masyarakat bisa mengakses layanan ini melalui smartphone
aplikasi antrian paspor dan website antrian.imigrasi.go.id,” terangnya.

Selain pengurusan paspor, Ia menambahkan, Imigrasi Mimika ke depan
akan menambah wilayah kerja dari 2 kabupaten (kabupaten Mimika dan
Puncak) menjadi 7 kabupaten.

7 kabupaten tersebut adalah Kabupaten Mimika, Puncak, Paniai, Asmat, Deiyai, Dogiyai dan Nduga.

Hal ini berdasarkan keputusan perubahan nomenklatur dari Kantor
Imigrasi Kelas II Tembagapura menjadi Kantor Imigrasi Kelas II TPI
Mimika.

“Jika wilayah kerja bertambah maka dimungkinkan untuk pelayanan dan penegakan hukum pun ikut bertambah,” ujarnya. (Elf)

Sumber : beritamimika.com

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.